Diperkuat Ronaldo, Pepe Yakin Portugal Bisa Menang Hadapi Swiss

Diperkuat Ronaldo, Pepe Yakin Portugal Bisa Menang Hadapi Swiss

Diperkuat Ronaldo, Pepe Yakin Portugal Bisa Menang Hadapi Swiss
Diperkuat Ronaldo, Pepe Yakin Portugal Bisa Menang Hadapi Swiss

Bolacup.com – Pepe memperingatkan Swiss bahwa laga Kualifikasi Piala Dunia tengah pekan ini akan berbeda karena timnya kembali diperkuat Cristiano Ronaldo.

Rusia 2018 sudah menanti sang juara Erop, yang kini tengah duduk di peringkat dua klasemen sementara Grup B. Namun mereka akan menyambut Swiss, pemuncak klasemen yang hingga kini belum terkalahkan, di Lisbon.

Tim asuhan Vladimir Petkovic sudah memenangkan sembilan pertandingan yang mereka mainkan di babak kualifikasi, setelah sempat menang 2-0 atas Portugal di September silam, di mana kala itu Ronaldo mengalami cedera.

Baca Juga >>> Shkodran Mustafi Mengalami Cedera Saat Membela Jerman

Namun dengan kembalinya CR7 yang baru dinominasikan di Ballon d’Or 2017 Pepe merasa percaya diri bahwa timnya bisa meraih kemenangan dan lolos otomatis ke Rusia tahun depan.

“Kala itu kami memainkan pertandingan pertama dan kami tidak diperkuat pemain terpenting, Cristiano Ronaldo,” tutur Pepe.

“Sekarang bakal amat berbeda. Saya tahu apa yang diinginkan Cristiano, berada di Piala Dunia tahun depan. Jadi anda bisa tanya dirinya, namun saya sebagai teman tahun apa yang ia tuju. Saya jamin Cristiano ingin membantu Portugal menang dan bermain di Piala Dunia.”

“Apakah ada tim di dunia yang takkan bertambah kuat dengan Cristiano Ronaldo? Saya kira tidak ada. Bersama Cristiano, jelas tim kami akan jadi lebih berharga.”

Mesir Meraih Tiket Putaran Final Piala Dunia 2018

Mesir Meraih Tiket Putaran Final Piala Dunia 2018

Mesir Meraih Tiket Putaran Final Piala Dunia 2018
Mesir Meraih Tiket Putaran Final Piala Dunia 2018

Bolacup.com – Mesir Meraih Tiket Putaran Final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Kongo pada lanjutan kualifikasi di Borg el-Arab, Senin (09/10/2017) dini hari WIB. Mesir menang 2-1 berkat dua gol dari Mohamed Salah.

Dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika di Borg el-Arab, Mesir baru bisa membuka keunggulan di menit ke-63.

Baca Juga >>> Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan

Memanfaatkan buruknya sapuan pemain belakang Kongo, Salah kemudian masuk ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Kongo.

Tapi keunggulan Mesir buyar tiga menit jelang waktu normal habis. Tendangan voli Arnold Bouka mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Di masa injury time, Mesir mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Beranger Itoua terhadap Trezeget. Salah yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk memberikan kemenangan kepada Mesir.

Tambahan tiga angka dari pertandingan ini membuat Mesir kini sudah mengumpulkan 12 poin dari lima pertandingan dan memuncaki klasemen Grup E. Dengan satu laga tersisa, perolehan angka Mesir sudah tidak mungkin dilewati oleh Uganda (8 poin) yang ada di posisi kedua.

Dengan demikian, Mesir dipastikan akan tampil di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun. Terakhir kali mereka berpartisipasi di turnamen terakbar ini adalah pada 1990 di Italia.

Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan

Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan

Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan
Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan

Bolacup.com – Jerman Tutup Kualifikasi Piala Dunia 2018 Dengan Kemenangan 5-1 atas Azerbaijan. Hasil itu menjaga catatan 100% Jerman selama kualifikasi Piala Dunia 2018.

Jerman sudah memastikan diri lolos ke putaran final di Rusia. Oleh karena itu, pelatih Jerman, Joachim Loew melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemainnya.

Baca Juga >>> Bayern Munich Juara Piala Super Jerman 2017 Melalui Drama Adu Penalti

Menghadapi Azerbaijan di Fritz-Walter-Stadion, Kaiserslautern, Senin (09/10/2017) dini hari WIB, Bernd Leno mendapat kesempatan untuk jadi starter di bawah mistar gawang. Selain itu, Niklas Suele, Julian Brandt, Leroy Sane, dan Emre Can juga diturunkan sejak menit pertama.

Jerman sudah membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Berawal dari tendangan sudut dari Joshua Kimmich, bola liar di kotak penalti langsung diteruskan Leon Goretzka dengan tumitnya. Bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa diantisipasi oleh kiper Azerbaijan.

Keunggulan Jerman nyaris bertambah di saat pertandingan memasuki menit ke-31. Sial bagi Jerman, Sandro Wagner yang sudah berdiri bebas di depan gawang gagal mencetak gol. Tendangannya membentur tiang gawang.

Jerman kemudian justru dikejutkan oleh gol dari tim tamu. Azerbaijan mencetak gol di menit ke-34 untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Shkodran Mustafi cedera, Ramil Seydayev pun lepas dan menggiring bola hingga ke kotak penalti. Setelah mengecoh Antonio Ruediger, Seydayev kemudian melepaskan tembakan untuk menaklukkan Leno di tiang dekat. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Jerman langsung tancap gas. Mereka kembali unggul di menit ke-54 lewat tandukan Wagner. Meski bola sempat disundul oleh pemain Azerbaijan yang ada di gawang, tapi teknologi garis gawang menyatakan bola sudah sepenuhnya melewati garis.

Jerman melebarkan jarak sepuluh menit kemudian lewat sebuah gol bunuh diri. Tendangan sudut dari Kimmich disundul oleh Ruediger dan membentur pemain Azerbaijan, Badavi Huseynov. Bola berbelok dan masuk ke dalam gawang.

Jerman menambah lagi golnya di menit ke-69. Goretzka mencetak gol keduanya dengan menuntaskan umpan dari Sane.

Kemenangan Jerman dimantapkan oleh Emre Can di menit ke-81. Gelandang milik Liverpool itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti untuk menggetarkan jala gawang Azerbaijan.

Dengan demikian, Jerman menutup fase kualifikasi ini dengan sempurna. Die Mannschaft menang 10 kali dalam 10 pertandingan untuk memuncaki Grup C dengan 30 poin.

De Bruyne Sebut Kondisi Lapangan di Bosnia Bisa Bikin Pemain Cedera

De Bruyne Sebut Kondisi Lapangan di Bosnia Bisa Bikin Pemain Cedera

De Bruyne Sebut Kondisi Lapangan di Bosnia Bisa Bikin Pemain Cedera
De Bruyne Sebut Kondisi Lapangan di Bosnia Bisa Bikin Pemain Cedera

Bolacup.com – Ada kekecewaan di balik kemenangan Belgia atas Bosnia-Herzegovina. Gelandang Belgia, Kevin De Bruyne, mengeluhkan kondisi lapangan yang bisa bikin cedera.

Belgium tetap tampil dengan kekuatan terbaik meski sudah lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Mereka mengalahkan Bosnia 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Stadion Grbavica, Sarajevo, Sabtu (7/10/2017).

Meski berhasil meraih tiga poin, ada kekecewaan yang dialami De Bruyne dan mungkin para pemain Belgia lainnya. Ini terkait Kondisi lapangan di Stadion Grbavica yang sangat buruk di mana banyak yang bergelombang.

Baca Juga >>> Croatia Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018

Tak sedikit para pemain dari kedua tim kesulitan mengontrol laju bola di atas lapangan tersebut. Bahkan Belgia harus kehilangan Marouane Fellaini yang mengalami cedera lutut di pertengahan babak pertama dan kemungkinan absen lama.

De Bruyne sempat khawatir bakal cedera karena lapangan tersebut. Dia bahkan heran kenapa laga tetap digelar di stadion itu.

“Saya khawatir bisa cedera. Itu tidak bisa diterima, saya tidak mengerti kenapa kami bisa bisa main di lapangan yang seperti itu,” kata De Bruyne seperti dikutip Soccerway.

“Terakhir saya main di lapangan sejelek itu ketika masih usai tujuh tahun,” keluh pemain Manchester City itu.

Hasil ini memantapkan posisi Belgia di puncak klasemen Grup H dengan perolehan 25 poin dari sembilan laga. Bosnia duduk di posisi ketiga dengan 14 poin, kalah dua angka dari Yunani di posisi kedua.

Croatia Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018

Croatia Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018

Croatia Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018
Croatia Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018

Bolacup.com – Croatia di ujung tanduk. Tim berjuluk Vatreni itu terancam gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan itu merupakan bencana besar bagi mereka.

Croatia diimbangi 1-1 oleh Finlandia di Stadion Rujevica, Sabtu (7/10/2018), dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Kemenangan Croatia yang sudah di depan dibatalkan gol Finlandia di menit-menit akhir.

Alhasil Croatia tertahan di posisi kedua klasemen Grup I Zona Eropa dengan 17 poin, hanya unggul selisih gol ketimbang Ukraina di posisi kedua. Kedua tim akan saling beradu di laga terakhir.

Memang dengan satu poin saja, Croatia sudah bisa lolos. Tapi kondisi internal tim sendiri tidak kondusif menyusul pemecatan Ante Cacic dari kursi pelatih sehari selang laga kontra Finlandia. posisinya diambil Zlatko Dalic.

Baca Juga >>> Andre Gomes Minta Ronaldo Membantunya Pindah ke Real Madrid

Situasi ini dianggap kapten Croatia Luka Modric sebagai hal yang sangat buruk untuk timnya dan dapat menggagalkan misi timnya lolos ke Rusia tahun depan.

“Semuanya berjalan baik-baik saja sampai pertandingan Finlandia, tiba-tiba kami malah harus kembali berjuang. Itulah kenyataannya, situasi ini memang kacau-balau, tapi kami masih punya kesempatan lolos otomatis,” kata Modric seperti dikutip AS.

“Apa yang bisa kami lakukan sekarang? Kami memulai kualifikasi dengannya (Ante Cacic) dan saat ini kami harus terus berjuang. Peluang kami ke Piala Dunia terancam. Mengejutkan bahwa tim seperti Croatia kesulitan saat melawan Kosovo dan Finlandia,” sambungnya.

Di laga terakhir nanti, Croatia juga harus berharap Islandia selaku pemuncak klasemen kalah dari Kosovo. Jika itu terjadi maka Croatia bisa lolos langsung.

Ini Alasan Pelatih Portugal Cadangkan Ronaldo Saat Hadapi Andorra

Ini Alasan Pelatih Portugal Cadangkan Ronaldo Saat Hadapi Andorra

Ini Alasan Pelatih Portugal Cadangkan Ronaldo Saat Hadapi Andorra
Ini Alasan Pelatih Portugal Cadangkan Ronaldo Saat Hadapi Andorra

Bolacup.com – Portugal kesulitan membongkar pertahanan Andorra sebelum akhirnya Cristiano Ronaldo dimainkan dan mereka pun menang. Apa alasan Ronaldo dicadangkan?

Bernardo Silva dan Andre Silva diandalkan Santos di lini serang dengan didukung Ricardo Quaresma di lini tengah. Meski lawannya hanya sekelas Andorra, terbukti Portugal kesulitan bikin gol tanpa adanya Ronaldo.

Begitu babak kedua dimulai, Cristiano Ronaldo pun dimainkan menggantikan Gelson Martins. Hasilnya pemain Real Madrid itu memecah kebuntuan pada menit ke-63 lewat sontekan jarak dekatnya.

Portugal memantapkan kemenangan lewat Andre Silva pada menit ke-86 untuk membawa pulang kemenangan dengan skor 2-0. Tambahan tiga poin ini berarti betul dalam misi Portugal untuk lolos sebagai juara grup. Sebab di saat bersamaan Swiss juga menang dan tetap unggul tiga poin.

Baca Juga >>> Iniesta Minta Messi segera Ikuti Jejaknya Meneken Kontrak Baru

Keputusan menyimpan Ronaldo pun dipertanyakan mengingat Portugal butuh kemenangan di kualifikasi ini. Soal hal ini, Santos menyebut pesepakbola 32 tahun itu tidak dalam kondisi fit.

“Saya berpikir keras soal, saya paham itu, ya Ronaldo memang tidak berlatih 100 persen dalam dua hari ini,” ujar Santos kepada RFP.

“Ada banyak faktor yang mendasari keputusan ini. Laga ini sangat sulit, saya coba menanganinya dan melakukan yang terbaik,” sambungnya.

“Apakah keputusan ini dipertanyakan atau tidak… kami akhirnya menang dan itu yang terpenting,” pungkasnya.

Portugal menghadapi laga hidup-mati kontra Swiss, Selasa (10/10/2017), besok di kandang sendiri. Tiga poin otomatis akan mengantar Seleccao Das Quinas lolos langsung ke Piala Dunia sebagai juara grup.

Barzagli Akui Italia Tampil Jelek Saat Hadapi Albania

Barzagli Akui Italia Tampil Jelek Saat Hadapi Albania

Barzagli Akui Italia Tampil Jelek Saat Hadapi Albania
Barzagli Akui Italia Tampil Jelek Saat Hadapi Albania

Bolacup.com – Menghadapi tim sekelas Makedonia di kandang sendiri, Italia cuma sanggup meraih hasil seri. Andrea Barzagli mengakui bahwa Gli Azzurri memang tampil buruk.

Italia bermain imbang 1-1 dengan Makedonia di Stadion Olimpico Grande Torino, Sabtu (7/10/2017) dini hari WIB, dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018.

Italia unggul lebih dulu melalui sontekan Giorgio Chiellini pada menit ke-40. Namun, performa mereka kemudian merosot di babak kedua. Hal ini dimanfaatkan oleh Makedonia untuk menyamakan skor lewat Aleksandar Trajkovski.

Hasil imbang ini membuat posisi Italia di babak play-off belum sepenuhnya aman. Mereka masih punya satu laga sisa melawan Albania pada Senin (9/10).

Baca Juga >>> Gol Isco ke Gawang Albania Libatkan 10 Pemain Lewat 18 Sentuhan

“Ada beberapa ejekan hari ini, itu mengecewakan. Tapi, semua orang yang sudah membeli tiket bisa mengatakan apapun yang mereka mau. Mungkin mereka mengharapkan yang lebih baik, kami bisa berbuat lebih, tapi mengakhiri laga dengan beberapa ejekan selalu menyedihkan,” ujar Barzagli kepada Rai Sport seusai pertandingan.

“Kami tak mengontrol bola dengan cukup baik di babak kedua dan kelelahan. Pada dasarnya, ini adalah performa yang buruk. Jika Anda adalah Italia dan mendapatkan hasil jelek melawan Makedonia, mungkin akan terjadi kegaduhan,” tambahnya.

“Ada sejumlah pemain yang absen, tapi yang menggantikan tampil baik. Kami punya hasrat untuk berbenah dan tampil baik. Kami bisa melakukannya dengan kepercayaan diri yang lebih besar di atas lapangan, seolah-olah memberi Anda kekuatan untuk mengambil kendali permainan. Kami adalah Italia dan kami harus pergi ke Piala Dunia,” kata Barzagli.

Italia sudah tak punya peluang untuk lolos secara otomatis ke putaran final Piala Dunia 2018. Posisi juara di Grup G sudah direbut oleh Spanyol.

Gol Isco ke Gawang Albania Libatkan 10 Pemain Lewat 18 Sentuhan

Gol Isco ke Gawang Albania Libatkan 10 Pemain Lewat 18 Sentuhan

Gol Isco ke Gawang Albania Libatkan 10 Pemain Lewat 18 Sentuhan
Gol Isco ke Gawang Albania Libatkan 10 Pemain Lewat 18 Sentuhan

Bolacup.com – Spanyol melibas Albania 3-0 untuk memastikan tiket Piala Dunia 2018. Secara khusus, ada yang spesial dari gol kedua Spanyol yang dicetak oleh Isco.

Gol yang lahir di menit ke-23 pertandingan di Stadion Jose Rico Perez, Sabtu (7/10/2017) dini hari WIB, tersebut lahir melalui sebuah proses yang apik.

Serangan benar-benar dimulai dari belakang, lewat kiper David De Gea, kemudian dikembangkan Koke dan David Silva sebagai motor permainan La Roja. Sampai akhirnya Isco menerima umpan Koke di kotak penalti dan menjebol gawang Albania.

Baca Juga >>> Darmian Menilai De Gea Kiper Terbaik di Dunia Saat Ini Ketimbang Buffon

Marca mencatat bahwa gol ini melibatkan sepuluh pemain Spanyol, yakni De Gea, Gerard Pique, Sergio Ramos, Koke, David Silva, Thiago Alcantara, Saul Niguez, Alvaro Odriozola, Rodrigo, dan tentunya Isco sendiri. Total ada 18 sentuhan sampai bola masuk ke gawang.

Spanyol sendiri masih menyisakan satu pertandingan lagi di fase kualifikasi Piala Dunia 2018, yaitu melawan Israel, Selasa (10/10) dini hari WIB.

Harry Kane Selalu Cetak Gol di Empat Pertandingan Terakhirnya

Harry Kane Selalu Cetak Gol di Empat Pertandingan Terakhirnya

Harry Kane Selalu Cetak Gol di Empat Pertandingan Terakhirnya
Harry Kane Selalu Cetak Gol di Empat Pertandingan Terakhirnya

Bolacup.com – Harry Kane lagi-lagi mencatatkan namanya di papan skor. Dalam aksi teranyarnya, Kane jadi pahlawan yang memastikan langkah Inggris ke Piala Dunia 2018.

Penyerang berusia 24 tahun tersebut mencetak gol semata wayang dalam kemenangan Inggris dalam skor 1-0 atas Slovenia di Wembley, Jumat (6/10/2017) dini hari WIB, dalam partai kualifikasi. Gol dicetak Kane, yang mengenakan ban kapten, di injury time.

Hasil itu membuat The Three Lions bergabung dengan sembilan tim lain yang juga telah memastikan keikutsertaan di Piala Dunia tahun depan. Laga terakhir lawan Lithuania tanggal 8 Oktober takkan mengusik posisi Inggris di puncak klasemen Grup F.

Untuk Kane, itu baru menjadi golnya yang ke-11 di level timnas. Masih sangat jauh dari rekor 53 gol yang dibuat Wayne Rooney untuk Inggris. Tapi menilik performa dan usia Kane sekarang, masih besar pula peluangnya untuk terus menambah gol.

Baca Juga >>> Pujian Untuk Messi, Sampaoli Masih Percaya Argentina Lolos Piala Dunia

Sebagai gambaran, pada tahun 2017 ini Kane sudah mencetak enam gol dari lima penampilan bersama timnas Inggris. Ada kecenderungan positif dibandingkan pada 2016 (dua gol dari sembilan penampilan) dan 2015 (tiga gol dari delapan penampilan).

Kane sendiri baru membuat caps pertama untuk timnas senior Inggris pada Maret 2015, dalam kemenangan 4-0 atas Lithuania saat ia menandai debutnya dengan mencetak gol 80 detik setelah diturunkan.

Gol teranyar Kane untuk timnas Inggris sekaligus memperpanjang rentetannya bikin gol bersama timnas dan klubnya, Tottenham Hotspur di empat laga terakhir, Kane tak pernah absen menjebol gawang lawan dengan mencetak total delapan gol.

Dalam periode itu Kane sebelum ini menyumbang dua gol untuk Spurs saat melibas Huddersfield Town 4-0, menjadi pahlawan kemenangan The Lily Whites usai memborong gol dalam kemenangan 3-0 dari APOEL, dan dua gol saat timnya menang 3-2 atas West Ham United.

Sebagai tambahan, performa Kane saat ini sekaligus melanjutkan kesuburannya setelah masa paceklik sepanjang bulan Agustus. Kane telah mencetak 13 gol (11 di klub dan dua di timnas) pada bulan September dan kini ia sukses mengawali Oktober dengan satu gol.

Maka Spurs dan Inggris pun bisa terus berharap Kane akan terus mencatatkan namanya di papan skor lagi dan lagi, secara khusus ketika menilik performanya saat ini.

“Ia merupakan penyerang tengah yang komplet, ia melakukan segalanya. Ia mencetak gol dengan kepala, menjadi ujung tombak, (menembak dengan) kaki kiri, kaki kanan,” ujar Darren Anderton, mantan pemain Spurs dan timnas Inggris, kepada Sky Sports.

“Ia bekerja keras untuk tim, jika diperlukan ia akan masuk ke sektor di antarlini. Ia tak gentar berhadapan dengan bek tengah mana saja, ia tangguh, tahu harus bagaimana untuk merawat dirinya sendiri,” tuturnya sebelum laga Inggris lawan Slovenia.

Pujian Untuk Messi, Sampaoli Masih Percaya Argentina Lolos Piala Dunia

Pujian Untuk Messi, Sampaoli Masih Percaya Argentina Lolos Piala Dunia

Pujian Untuk Messi, Sampaoli Masih Percaya Argentina Lolos Piala Dunia
Pujian Untuk Messi, Sampaoli Masih Percaya Argentina Lolos Piala Dunia

Bolacup.com – Bos Argentina, Jorge Sampaoli, masih terus percaya diri bahwa timnya bisa lolos ke Piala Dunia meski baru saja ditahan imbang Peru pagi tadi.

Lionel Messi menunjukkan magisnya di Buenos Aires, namun itu tak cukup untuk membantu tuan rumah menghindar dari skor kacamata.

Hasil tersebut membuat Argentina duduk di peringkat enam – di luar zona kualifikasi di klasemen CONMEBOL – menjelang pertandingan di Ekuador.

Namun Sampaoli masih percaya timnya punya kans lolos ke Rusia 2018, karena Kolombia dan Peru, yang duduk di peringkat empat dan lima, akan saling bertemu di pertandingan pamungkas.

Baca Juga >>> Mourinho Akan Turun Tangan Membujuk Ozil Merapat ke Old Trafford

“Saya masih percaya diri kami akan ada di Piala Dunia. Hari ini kami bermain amat bagus. Kami hanya kurang mencetak gol. Saya amat optimis dengan apa yang menanti kami,” tutur Sampaoli menurut FFT.

Lionel Messi
Lionel Messi

“Tim tidak pernah menyerah, mereka terus berusaha dan layak mendapat hasil yang berbeda.”

Sampaoli memuji Messi, yang sayangnya tak berhasil mencetak gol pagi tadi.

“Messi memainkan pertandingan yang hebat, menciptakan peluang dan melepas umpan yang bagus.”