Profil Hendro Kartiko, Fabien Barthez Indonesia

21 Likes comments off
Profil Hendro Kartiko

Kalau kenal dengan Hendro Kartiko pastinya kenal dengan Fabien Barthez asal Indonesia ini. Apalagi profil Hendro Kartiko ini berkelahiran di banyuwangi. Dengan umur yang sudah matang pemain ini selalu dipercaya untuk menjadi seorang penjaga gawang. Terutama bagi yang sering menonton pertandingan sepakbola pastinya mengenai Hendro Kartiko.

Ternyata julukan yang diberikan kepada Hendro Kartiko ini dikarenakan kepalanya plontos tanpa ada rambut sama sekali. Jangan heran dengan pemain yang satu ini bahkan pemain ini sudah bergabung di banyak klub. Pemain yang berkelahiran tahun 1973 ini memang sudah tahu asam garam di dunia bundar yang satu ini. Bagaimana? Penasaran?

Awal Mula Karirnya

Hendro Kartiko yang lahir di Banyuwangi tepatnya di negara Indonesia. Sekarang sudah berumur 47 tahun sejak 24 april 1973 silam. Profil Hendro Kartiko ini memang memiliki tinggi sekitar 1,75 meter saja atau sekitar 5,9 inci saja. Jangan heran dengan tingginya yang menjulang maka pemain ini diutus untuk menjadi seorang kiper.

Pertama kali mengawali karir juniornya dengan masuk ke posela treblasala pada tahun 1989. Sejak tahun 1989 juga dirinya ikut bergabung ke tim Glenmore Banyuwangi. Kemudian 1 tahun setelahnya ikut masuk ke dalam persewangi banyuwangi selama 1990-1991. Jangan heran pada tahun 1992-1994 mulai masuk menjadi bagian dari PS Unmuh Jember.

Kemudian setelah karir juniornya berakhir maka Hendro Kartiko mulai mengawali karir seniornya. Pada karir seniornya pada tahun 1994-1995. Hendro Kartiko dipilih menjadi bagian dari Persid Jember dengan tampil sebanyak 16 kali saja dan tanpa gol. Lalu sejak tahun 1995-1998 mulai masuk ke Mitra Kukar dengan 32 pertandingan yang dilakukan.

Selanjutnya mulai pindah ke Persebaya Surabaya pada tahun 1998-2000 dengan 28 kali tampil saja. Barulah diambil oleh PSM Makassar dengan 32 pertandingan selama 2000-2003. Dan nantinya mulai ikut ke dalam tim PSPS Pekanbaru dengan 23 kali tampil selama bergabung 1 tahun lamanya. Dengan membawa nama Persija Jakarta selama 1 tahun sejak 2005-2006.

Kisah Singkatnya

Karirnya berlanjut dengan bergabung ke Arema Malang pada 2006-2008 dengan 30 pertandingan yang dijalani. Ikut juga bergabung di persija jakarta selama 2008-2009 dengan 33 kali pertandingan saja. Dan pernah bergabung ke Sriwijaya pada tahun 2009-2010 dengan 24 kali tampil. Bergabung kembali ke Persija Jakarta selama 1 tahun.

Dan pernah ikut ke Mitra Kukar dengan 1 tahun sejak 2011-2012. Selain bergabung di tim lokal maka Hendro Kartiko pernah gabung ke tim nasional indonesia. Saat itu sudah bergabung sejak tahun 1996-2011 dengan 60 kali pertandingannya. Karena Hendro Kartiko memiliki pengalaman bermain di beberapa klub.

Pada akhirnya dirinya diutus menjadi seorang pelatih kiper. Pada tahun 2012-2016 saja sudah menjadi pelatih kiper di Arema FC. Lalu pindah menjadi pelatih kiper di Sriwijaya FC sejak tahun 2016-2018. Kemudian pindah juga ke Madura United untuk melatih kesebelasannya sejak 2018-2019 saja. Dan pada tim nasional sepakbola dirinya juga dipercaya menjadi seorang pelatih bagi pemain u-19.

Lalu pada tahun 2020 diminta untuk menjadi seorang pelatih kiper di klub yang bernama PSM Makassar. Karena usahanya dalam menjaga gawang dengan aman maka Hendro Kartiko pernah mendapatkan penghargaan. Dengan penjaga gawang terbaik di negara Indonesia saat itu tahun 1999. Karirnya sebagai pelatih berawal dari Hendro yang melakukan gantung sepatu pada tahun 2012.

Dengan perjalanan karirnya yang sangat panjang dari 1989 sampai 2020. Wajar saja kalau nama hendro kartiko semakin dikenal. Apalagi banyak sekali beberapa orang yang ingin membaca profil Hendro Kartiko secara lengkap. Diharapkan profil yang satu ini bisa membantu para penggemar dan menyimak perjalanan di dunia bundar.

 

 

READ  Profil Johan Cruyff: Sang Penemu Gaya Sepak Bola Modern

You might like

About the Author: Ryan Cantona